EJIEEE.ini cerpen gue.belom selesai ini part 1 nya.wekeke
Ini gue buat gara gara ada tugas b.indo hehe
Abis baca komen yaaaa :)
_________________
“Tapi aku capek begini terus. Aku capek khawatir gak jelas terus setiap hari mikirin keadaan kamu. Aku juga gabisa nerusin, kalau kamu begini terus. Kalau kita putus terus jadi temen aja gimana?” “Kalau emang itu yang terbaik buat kamu sama aku. Yaudah kita jadi temen aja.”
________________
Ariesta Dwi Nabilla, seorang remaja yang duduk dikelas 8 SMP. Dia sangat suka mengkhayal, bermain, dan mengobrol. Dia sangat senang sekali ketika musim panas datang dan dia benci sekali ketika musim hujan datang. Sebetulnya perlu kalian ketahui dulunya dia sangat suka sekali dengan musim hujan. Tapi karena sesuatu “hal” dia jadi sangat membenci hujan.
________________
Seorang gadis muda memasuki sekolah barunya dengan senang, riang, dan gembira. “Ah aku sudah SMP. Wah pasti asyik.” Gadis itu berkata. Setelah salim dengan kepala sekolah, gadis itu dengan cepat berlari menuju mading untuk melihat dimana kelasnya. “7M……7M…… Wah kok gak ada ya? Apa aku salah?” Gadis itu berkata lagi. Lalu dia mencari cari dimana letak kelasnya lebih teliti. “Nah! Ini dia. Wah dilantai 3 jauh sekali ya. Tapi tak apa lah!” Lalu dengan cepat gadis itu berlari kelantai tiga dan mencari dimana kelasnya. Sesampai di kelasnya dia duduk dan berkenalan dengan semua teman sekelasnya. Tiba tiba datang seorang anak laki-laki bertubuh kecil, tingginya standar, dan memakai kacamata. Lalu gadis itu langsung menghampirinya “Haloooo nama aku Ariesta Dwi Nabilla, panggil aku Nabilla aja. Kamu siapa?” Tanya gadis itu. “Aku Arial Bayu Saputra. Panggil aja Arial, apa Bayu, apa Saputra. Ya apa ajalah” Cowok itu berkata. Tiba tiba dia pergi dan berkenalan dengan yang lain. “Dia sombong banget ya, baru kenalan bukannya bilang mau pergi gitu malah nyelengos aja. Huh terserah deh aku malas sama dia.” Pikir Nabilla dalam hati.
Hari demi hari terlewati tak terasa sudah 3bulan berlalu. “Aku capek jadi anak SMP gak ada main banyak pr.” Keluh Nabilla dalam hatinya. “Gak ada guru masuk di jam pelajaran jam ini.ngapain ya enaknya?” Nabilla berfikir. Akhirnya dia hanya diam dan tidak melakukan apapun. Dia hanya melihat teman temannya bermain. Dan tiba tiba pandangannya langsung menuju keseseorang yang duduk diujung. “Arial. Sebenernya lumayan tapi kok jarang yang suka ya?” Pikir Nabilla. “Yaiyalah dikelas ini kan ada Zafran, Nathan mana keliatan si Arial. Haha aduh -_-“ Kata Nabilla lagi dalam hatinya.
Sepulang sekolah Nabilla pulang bersama Senja, Arial, dan Ditya. Mereka pulang menaiki angkot 02. “Aduh kenapa sama Ditya coba?” keluh Nabilla. “Nabilla, kita turun bareng Senja aja gimana? Nanti naik angkot lagi. Bilang aja sama Ditya kita mau main kerumah Senja.” Arial mengusulkan. Akhirnya Nabilla setuju dan akhirnya mereka turun didepan gang rumah Senja. “Duluan yaa Nabilla, Arial” Senja berpamit. Akhirnya dipinggir jalan hanya ada Nabilla dan Arial. ”Mana mendung lagi. Gimana nih? Kok angkot gak lewat lewat ya.” Kata Nabilla. Tiba-tiba gerimis Nabilla bingung, untungnya tidak lama setelah itu angkot lewat. Akhirnya Nabilla dan Arial masuk kedalam angkot itu. Disepanjang perjalanan Nabilla tidak ada hentinya memandangi Arial. “Eh gue turun duluan ya.” Tiba tiba Arial membuyarkan lamunan Nabilla. “Eh iya iya.” Nabilla berkata. Setibanya Nabilla dirumah dia tidur berbaring dikamarnya. Tidak ada hentinya dia memikirkan Arial. Sejak saat itu dia sangat suka apabila hujan tiba. Dan tanpa terasa dia telah sayang sekali kepada Arial….
Beberapa bulan kemudian anak - anak 7M mengadakan study tour ke Bandung. Didalam perjalanan ke Bandung Nabilla duduk bersebelahan dengan Nadia. Sementara ke tiga temannya Nada, Ryna, dan Emilia duduk disebelahnya. Setelah sampai di Bandung mereka berlima berfoto foto ria. Keesokan harinya mereka mengadakan kunjungan ke beberapa sekolah di Bandung. Sampai disuatu sekolah Nada memanggil Nabilla “Nab pinjem kamera lu ya.” “Iya. Ini kalau mau pinjem pinjem aja.” Lalu Nada mengambil kamera Nabilla. Sepulang dari Bandung Nabilla melihat lihat foto yang ada dikameranya. Lalu tiba tiba dia berkata “Eh? Siapa yang foto Arial ya? Perasaan aku gak foto Arial.” Lalu Nabilla mengingat ingat dan tiba tiba… “Pas disini kan yang minjem kamera aku Nada. Nada suka ya sama Arial?”
Keesokan harinya disekolah, Nabilla bertanya dan benar bahwa Nada mempunyai sedikit perasaan terhadap Arial. Dunia Nabilla runtuh seketika. Sekuat hati Nabilla menahan perasaan sebal ketika dia mencoba mengatakan “Yaa nanti Arial sama Nada, Nathan sama Ryna, Zafran sama Emilia. Aku jalan sendirian deh di belakang.” Dan lain lain.
______________________
BARU SAMPE SITUUU :D
komen sama votenya yaaa.ditunggu
xoxo,
ayu